Profil

Kampung Awai merupakan salah satu kampung yang terletak di Kecamatan Nyuatan, Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur. Kampung ini dihuni oleh masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pelaku usaha rakyat, dengan kehidupan sosial yang harmonis dan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.

Sebagai bagian dari wilayah pedalaman Kalimantan Timur, Kampung Awai memiliki ciri khas masyarakat Dayak dan budaya lokal yang masih lestari. Pemerintahan kampung dijalankan secara demokratis dan partisipatif di bawah kepemimpinan Kepala Kampung yang dibantu oleh perangkat kampung serta lembaga kemasyarakatan.

Nama Awai diambil dari nama sungai Awai, Sungai Awai terletak di tengah kampung Awai. Penyebaran Penduduk baik di Muut maupun Awai berasal dari satu lamin (Lou) namanya Lamin Mekat Bellow jaraknya kira-kira 2.500 meter dari Awai, tepatnya di kampung Muut, penyebaran penduduk sampai ke Awai di karenakan adanya tradisi berladang berpindah-pindah tempat, sehingga terjadilah sekumpulan masyarakat yang akhirnya menetap sampai adanya kehidupan bermasyarakat sampai saat ini, yang kemudian dimekar dari kampung Muut menjadi kampung definitif sejak tanggal 05 November 2009 hingga sekarang.

Dikampung Awai terdapat beberapa mata air/ kepala anak sungai yaitu, kepala sungai idatn yang bermuara di sungai pahu, kepala sungai awai yang bermuara di sungai idatn, sungai berasatn bermuara di sungai nyuatan, kepala sungai pajai bermuara di sungai berasatn, kepala sungai Bengkelaq, Imur, kenih bermuara di sungai pajai. Kampung Awai memiliki Potensi Wisata alam yang terdapat di RT 03 Kampung Awai ada 4 (Empat) yaitu Gunung Merangah, Jantur Dora, Jantur Sewet dan Jantur Nereu.


Wilayah Desa

Kampung Awai berada di kawasan dataran dengan kontur wilayah yang bervariasi, terdiri dari hutan, lahan pertanian, lahan perkebunan dan pemukiman. Kampung ini memiliki akses yang menghubungkan ke kampung-kampung tetangga di Kecamatan Nyuatan dan Kecamatan Barong Tongkok.

Batas-batas wilayah Kampung Awai adalah sebagai berikut:

  • Sebelah Utara: Kampung Melapeh Lama dan Kampung Juhan Asa
  • Sebelah Selatan: Kampung Muut
  • Sebelah Timur: Kampung Pepas Eheng dan Kampung Balok Asa
  • Sebelah Barat: Kampung Terajuk

Wilayah kampung terbagi dalam beberapa RT, dengan pemukiman warga terkonsentrasi di tengah kampung. Akses jalan kampung sebagian besar sudah dalam kondisi baik, dan terhubung ke pusat kecamatan.


Luas Wilayah

Total luas wilayah Kampung Awai diperkirakan mencapai ± 2137.32 ha, yang terdiri dari berbagai pemanfaatan sebagai berikut:

  • Lahan pemukiman warga: ±198 hektar
  • Lahan pertanian dan perkebunan: ±998 hektar
  • Kawasan hutan dan sumber daya alam: ±251 hektar
  • Fasilitas umum (jalan, balai kampung, sekolah, tempat ibadah, dll): ±690 hektar

Pembagian lahan ini menunjukkan bahwa sektor pertanian, perkebunan dan hutan menjadi tulang punggung ekonomi kampung.


Potensi Desa

Kampung Awai memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, di antaranya:

  • Pertanian dan Perkebunan: Komoditas utama meliputi padi gunung, jahe, kunyit, jagung, singkong, pisang, kelapa, dan sayur-mayur. Beberapa warga juga mulai mengembangkan Perkebunan yaitu, kebun karet, kebun kemiri dan buah-buahan lainnya.
  • Hutan dan Sumber Daya Alam: Tersedia potensi hasil hutan bukan kayu seperti air bersih, rotan, madu hutan, serta kayu lokal yang dimanfaatkan dengan prinsip kearifan lokal.
  • Peternakan dan Perikanan: Warga memelihara ayam, babi, sapi, kambing, serta mengelola kolam ikan air tawar untuk konsumsi maupun pemasaran lokal.
  • UMKM dan Kerajinan: Masyarakat mengembangkan kerajinan tangan dari bahan alam, makanan olahan lokal, jahe wangi serta produk turunannya untuk dipasarkan.
  • Wisata Alam dan Budaya: Kampung Awai memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata alam dan budaya, dengan suasana alam yang masih asri, kehidupan tradisional Dayak, wisata gunung serta sungai yang berpotensi untuk wisata air yang berupa air terjun.
Hari Mulai Selesai
Senin 08:00 16:00
Selasa 08:00 16:00
Rabu 08:00 16:00
Kamis 08:00 16:00
Jumat 08:00 16:00
Sabtu Libur
Minggu Libur